Halaman

Minggu, 11 September 2016

Success Self Management


Success Self Management

Assalamualaikum Wr. Wb.

 Setelah sekian minggu saya tidak aktif mengepost di Blog tercinta ini,pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan bagaimana cara memanajemen dan mengembangkan diri dan bagaimana kita tahu siapa diri kita sendiri yang sesungguhnya. Karena pada dasarnya setiap manusia pastilah punya tujuan dalam hidupnya. Dan untuk merencanakan sebuah tujuan tersebut kita harus memfokuskan pada apa yang akan kita tempuh serta resiko apa saja yang akan dihadapi nantinya. Pengembangan diri bisa diawali dengan cara mengenali diri sendiri dimana untuk melakukannya dibutuhkan usaha yang besar sehingga fokus kita akan terpaku tidak hanya pada cara pandang yang sempit saja. Seperti sebuah puisi yang berjudul :

“The Winner”

Aku tidak memilih menjadi insan biasa
Memang hakku menjadi insane biasa
Aku mencari tantangan bukan perlindungan
Dan siap menghadapi resiko
Yang telah ku perhitungkan
           
                        Dengan gagah berani aku hadapi dunia
                        Dan berkata inilah karyaku
                        Segalanya ini member makna bagi seorang insane
                                               
                                                Tujuan hidup mengarahkan langkahmu
                                                Imam meneguhkan hatiku
                                                Kemauan adalah sumber energiku
                                                Keuletan menerjang habis rintangan
                                                Langkahku tak bisa dihentikan
                                                Aku adalah juara


                Dari sajak puisi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa puisi ini berisi tentang pencitraan diri sendiri dimana dalam mengembangkan potensi yang ada dalam pribadi kita dibutuhkan suatu proses dan usaha yang cukup keras untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Dimana kita harus mengontrol dan merencanakan tujuan hidup yang akan kita jalani. Orang yang hidupnya hanya berada di lingkungan yang tetap tanpa pernah mencoba untuk survive di lingkungan lain, maka mereka hanya akan hidup seperti itu saja.
                  Dalam Success Self Management ada beberapa posisi yang dapat kita pilih yakni :
-       Penonton : Orang yang hanya melihat suatu kejadian
-       Obyek : Orang yang mengalami suatu kejadian
-       Buta : Orang yang tak tahu apa yang terjadi
-       Pelaku : Orang yang melakukan suatu kejadian

                Manajemen pengembangan diri itu sendiri merupakan suatu pola pikir seseorang dimana itu nanti akan membutuhkan suatu usaha yang besar dan juga tekad yang kuat untuk mengembangkan diri sendiri sehingga nantinya itu akan membawa perubahan yang baik bagi pribadi masing-masing. Yang perlu digaris bawahi dalam mengembangkan diri kita adalah kita seharusnya mengetahui siapa diri kita dan juga bagaimana diri kita sebagaimana “Who am I” tergantung dari diri kita msing-masing dimana kita nantinya bisa berani dalam mencoba hal-hal yang baruuntuk lebih bisa mengembangkan pribadi kita maisng-masing. Apakah kita nantinya akan menjadi penonton (orang yang melihat suatu kejadian) saja, atau menjadi objek (orang yang mengalami suatu kejadian), atau menjadi buta (orang yang tidak tahu apa yang sedang terjadi), atau menjadi pelaku (orang yang melakukan suatu kejadian).
                Untuk mengembangkan diri, sebenarnya kita tidak perlu membanding-bandingkan diri kita sendiri dengan orang lain akan tetapi bagaimana cara kita menyikapi dan juga mengubah konsep yang kita susun pada diri kita sendiri. Kita harus memiliki tujuan hidup untuk melangkah kedepannya nanti seperti apa. Mengingat dalam hidup kita seharusnya mempunyai tujuan maupun visi misi dimana itu harus diperkuat dengan adanya iman dan juga konsistensi yang kuat pula. Untuk menjadi seorang The Winner, syarat yang dibutuhkan, yaitu :
1.       Punya tujuan/tahu yang diinginkan
2.       Berani mengambil resiko yang akan terjadi
3.       Selalu percaya diri
4.       Punya kemauan yang kuat
5.       Selalu berpikir positif, hindarkan berpikr negatif
6.       Tidak pantang menyerah dalam menghadapi rintangan
7.       Bertanggung jawab dalam hal apapun
Segala sesuatu yang menjadi hambatan dalam hidup seharusnya harus kita singkirkan. Untuk mencapai suatu tujuan dengan hasil yang optimal dan memuaskan, kita perlu memerlukan cara/usaha untuk mencapainya dengan keuletan pribadi masing-masing sehingga sangat mudah bagi langkah kita dalam melakukan hambatan yang terjadi.
Bebas kambing hitam artinya sikap dimana seseorang yang selalu menyalahkan orang lain atau seseorang yang selalu menyalahkan situasi tertentu. Semua itu harus kita kembalikan pada diri kita maisng-masing dimana nantinya itu akan sebuah konseptual dan juga konsistensi dari tujuan hidup kita. Apapun resiko yang akan terjadi ataupun kita menemui hambatan yang perlu diingat adalah kita harus siap untuk mempertanggungjawabkan.
The Triangle of Competency merupakan sebuah trik yang menjadi sebuah landasan hidup. Semua itu kembali lagi pada diri kita masing-masing. The Triangle of Competency ini dibagi menjadi tiga, yaitu : knowledge (tahu) , attitude (mau), serta skill (bisa). Dasar pribadi seseorang itu tergantung daripada citra diri, tata nilai, sifatdan juga motif dimana itu akan menunjang ilmu pengetahuan dan juga ilmu keterampilan.
Sikap ragu-ragu merupakan perasaan takut yang menandakan keyakinan yang rapuh. Sikap mantap menandakan keyakinan yang kokoh. Sementara sikap dan perilaku merupakan sebuah keyakinan yang nyata. Apa yang kita lakukan atau sikap dan perilaku kita adalah sebuah cerminan diri kita. Hukum perubahan menjelaskan bahwa “Setiap detik semesta alam selalu berubah, lingkungan kita berubah terus kita makin hebat.”
Sekian postingan saya kali ini..

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar