Success Self
Management
Assalamualaikum Wr. Wb.
Setelah sekian minggu saya tidak aktif mengepost di Blog
tercinta ini,pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan bagaimana cara
memanajemen dan mengembangkan diri dan bagaimana kita tahu siapa diri kita
sendiri yang sesungguhnya. Karena pada dasarnya setiap manusia pastilah punya
tujuan dalam hidupnya. Dan untuk merencanakan sebuah tujuan tersebut kita harus
memfokuskan pada apa yang akan kita tempuh serta resiko apa saja yang akan
dihadapi nantinya. Pengembangan diri bisa diawali dengan cara mengenali diri
sendiri dimana untuk melakukannya dibutuhkan usaha yang besar sehingga fokus
kita akan terpaku tidak hanya pada cara pandang yang sempit saja. Seperti
sebuah puisi yang berjudul :
“The Winner”
Aku tidak memilih menjadi insan biasa
Memang hakku menjadi insane biasa
Aku mencari tantangan bukan
perlindungan
Dan siap menghadapi resiko
Yang telah ku perhitungkan
Dengan
gagah berani aku hadapi dunia
Dan
berkata inilah karyaku
Segalanya
ini member makna bagi seorang insane
Tujuan
hidup mengarahkan langkahmu
Imam
meneguhkan hatiku
Kemauan
adalah sumber energiku
Keuletan
menerjang habis rintangan
Langkahku
tak bisa dihentikan
Aku
adalah juara
Dari
sajak puisi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa puisi ini berisi tentang
pencitraan diri sendiri dimana dalam mengembangkan potensi yang ada dalam
pribadi kita dibutuhkan suatu proses dan usaha yang cukup keras untuk melakukan
perubahan yang lebih baik. Dimana kita harus mengontrol dan merencanakan tujuan
hidup yang akan kita jalani. Orang yang hidupnya hanya berada di lingkungan
yang tetap tanpa pernah mencoba untuk survive di lingkungan lain, maka mereka
hanya akan hidup seperti itu saja.
Dalam Success Self Management ada
beberapa posisi yang dapat kita pilih yakni :
-
Penonton : Orang yang hanya melihat suatu kejadian
-
Obyek : Orang yang mengalami suatu kejadian
-
Buta : Orang yang tak tahu apa yang terjadi
-
Pelaku : Orang yang melakukan suatu kejadian
Manajemen
pengembangan diri itu sendiri merupakan suatu pola pikir seseorang dimana itu
nanti akan membutuhkan suatu usaha yang besar dan juga tekad yang kuat untuk
mengembangkan diri sendiri sehingga nantinya itu akan membawa perubahan yang
baik bagi pribadi masing-masing. Yang perlu digaris bawahi dalam mengembangkan
diri kita adalah kita seharusnya mengetahui siapa diri kita dan juga bagaimana
diri kita sebagaimana “Who am I” tergantung dari diri kita msing-masing dimana
kita nantinya bisa berani dalam mencoba hal-hal yang baruuntuk lebih bisa
mengembangkan pribadi kita maisng-masing. Apakah kita nantinya akan menjadi
penonton (orang yang melihat suatu kejadian) saja, atau menjadi objek (orang
yang mengalami suatu kejadian), atau menjadi buta (orang yang tidak tahu apa
yang sedang terjadi), atau menjadi pelaku (orang yang melakukan suatu
kejadian).
Untuk
mengembangkan diri, sebenarnya kita tidak perlu membanding-bandingkan diri kita
sendiri dengan orang lain akan tetapi bagaimana cara kita menyikapi dan juga
mengubah konsep yang kita susun pada diri kita sendiri. Kita harus memiliki
tujuan hidup untuk melangkah kedepannya nanti seperti apa. Mengingat dalam
hidup kita seharusnya mempunyai tujuan maupun visi misi dimana itu harus
diperkuat dengan adanya iman dan juga konsistensi yang kuat pula. Untuk menjadi
seorang The Winner, syarat yang dibutuhkan, yaitu :
1. Punya tujuan/tahu yang
diinginkan
2. Berani mengambil
resiko yang akan terjadi
3. Selalu percaya diri
4. Punya kemauan yang
kuat
5. Selalu berpikir
positif, hindarkan berpikr negatif
6. Tidak pantang menyerah
dalam menghadapi rintangan
7. Bertanggung jawab
dalam hal apapun
Segala sesuatu yang menjadi hambatan dalam hidup seharusnya
harus kita singkirkan. Untuk mencapai suatu tujuan dengan hasil yang optimal
dan memuaskan, kita perlu memerlukan cara/usaha untuk mencapainya dengan
keuletan pribadi masing-masing sehingga sangat mudah bagi langkah kita dalam
melakukan hambatan yang terjadi.
Bebas kambing hitam artinya sikap dimana seseorang yang selalu
menyalahkan orang lain atau seseorang yang selalu menyalahkan situasi tertentu.
Semua itu harus kita kembalikan pada diri kita maisng-masing dimana nantinya
itu akan sebuah konseptual dan juga konsistensi dari tujuan hidup kita. Apapun
resiko yang akan terjadi ataupun kita menemui hambatan yang perlu diingat
adalah kita harus siap untuk mempertanggungjawabkan.
The Triangle of Competency merupakan sebuah trik yang menjadi
sebuah landasan hidup. Semua itu kembali lagi pada diri kita masing-masing. The
Triangle of Competency ini dibagi menjadi tiga, yaitu : knowledge (tahu) ,
attitude (mau), serta skill (bisa). Dasar pribadi seseorang itu tergantung
daripada citra diri, tata nilai, sifatdan juga motif dimana itu akan menunjang
ilmu pengetahuan dan juga ilmu keterampilan.
Sikap ragu-ragu merupakan perasaan takut yang menandakan
keyakinan yang rapuh. Sikap mantap menandakan keyakinan yang kokoh. Sementara
sikap dan perilaku merupakan sebuah keyakinan yang nyata. Apa yang kita lakukan
atau sikap dan perilaku kita adalah sebuah cerminan diri kita. Hukum perubahan
menjelaskan bahwa “Setiap detik semesta alam selalu berubah, lingkungan kita
berubah terus kita makin hebat.”
Sekian postingan saya kali ini..
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar